MIE DINGIN WISATA KULINER BARU DI KOTA GARUT

MIE DINGIN WISATA KULINER BARU DI KOTA GARUT
Mie Dingin


MAKAN MIE DINGIN
 
Pertama melihat lapak katering mie basah sekira bulan Mei  2013 di pameran.

Umumnya pameran mah tentu banyak dikunjungi orang ya... begitupun pameran ulang tahun GARUT yang diselenggarakan di alun-alun. Ikut serta memeriahkan perayaan, berbagai stand-stand pameran outdoor dari jenis wirausaha produk mentah ataupun produk jadi, produk jasa, pendidikan, sosial juga stand instansi pemerintah dll.  Selain itu ada juga non stand pameran, yaitu mereka yang hanya ikut berjualan.

Nah di bagian area pameran dekat mesjid Agung, ada lapak pedagang minuman yang dikerumuni orang.
Aq mengerutkan kening membaca tulisan produk minuman itu  “ MIE DINGIN “ lalu ada kata lain mengikuti dalam bahasa Jepang tapi lupa lagi kata apa itu.  “ Aneh ya,  masa mie dicampur sirup, berasa manis donk !. eeehhhh sudah gitu jadi minuman pula !, pasti tidak enak rasanya  :Dheheh…  begitu komenqu pada teman hingga dia tidak membeli pula. Begitulah kalo tidak berani mencoba  :),  dan di siang terik itu kami melepas haus dengan soft drink dingin.

Sejak saat itu, tiap melihat penjual mie basah walau ada bahasa JEPANG nya, tidak pernah tertarik untuk membeli  : ). 
Alasannya karena tidak suka sirup. Sampai suatu hari, setelah mengunjungi teman di tempat kerjanya,  aq makan siang di saung food court. Segerombolan anak-anak SD Islamic Nasional plus menyerbu lapak katering mie dingin. Kedatangan mereka memecah keheningan. Sambil saling becanda, setiap anak berseru,  “ teteh, saya yang rasa strawberry !”. Anak-anak lainnya menimpali  :  rasa mangga, rasa moka, rasa leci  dll.  Rupanya anak-anak itu baru pulang sekolah. Setelah mereka pergi, aq bertanya pada si teteh penjual. Info singkat diperoleh ternyata mie basah itu minuman sirup dengan jeli beraneka bentuk.  Harga umumnya 8 ribu rupiah tapi di sana dijual lebih murah yaitu Rp. 5000  saja.

Si teteh menyodorkan pesanan aqu. Segelas minuman jeli sirup.  Tampilannya owhhhh  : ).
Rasa jambu menebar cairan berwarna pink dibagian bawah gelas lalu terlihat bintik-bintik selasih diatasnya, lebih atas lagi ada 3 telur ceplok … eh !, maksudnya 3 buah jeli berbentuk telur ceplok mini warnanya tentu saja putih dan kuning. Telur itu berbaur dengan mie-mie jeli pendek. Semua itu, jeli dan sirup seakan mendekorasi gelas plastik bening menjadi cantik. Ya… khas anak-anak yang mayoritas menyukai makanan-minuman dengan tampilan menarik. Setelah diaduk,  aq mulai mencicipi.  Hmmmm … buat penyuka kopi, rasa sirupnya terlalu manis !.  Tapi buat anak-anak karena mereka suka rasa manis,  sirupnya ini tentu sesuai dengan standar selera mereka. Lalu aq cicipi jelinya …  rasanya tawar dan kenyalnya berbeda dengan jeli yang biasa dibuat di rumah.

Aya-aya wae nya jajanan di jawa barat  !.
Tapi bagaimanapun itu menunjukan kreatifitas tiada henti manusia Indonesia department jajanan cemilan  :).  Hebat !.  Salut buat para pembuat ide cemilan katering. Walau mungkin orang dewasa tidak begitu suka,  tapi mie basah telah sukses menjadi alternative minuman pelepas dahaga yang digandrungi oleh anak-anak.


Related product you might see:

Share this product :
Comments
0 Comments

Posting Komentar

 
Support : FB faza Jersey | Twitter | Teamplate
Copyright © 2011. SUTRA GARUT - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by teamplate
Proudly powered by Blogger